Thursday, 19 October 2017

METODE PENCARIAN



Metode Pencarian

*Pencarian adalah suatu proses mencari solusi dari
  suatu permasalahan melalui sekumpulan
  kemungkinan ruang keadaan (state space).
*Ruang keadaan merupakan suatu ruang yang
  berisi semua keadaan yang mungkin.
Metode  Pencarian dan Pelacakan
•Dua teknik pencarian dan pelacakan
•Pencarian buta (blind search) 
•Pencarian melebar pertama (Breadth – First Search) 
•Pencarian mendalam pertama (Depth – First Search)
•Pencarian terbimbing (heuristic search) 
•Pendakian Bukit (Hill Climbing) 
•Pencarian Terbaik Pertama (Best First Search)
 Pencarian Melebar Pertama

•Semua node pada level n akan dikunjungi terlebih dahulu sebelum level n+1
•Mulai dari akar terus ke level 1 dari kiri ke kanan
•Kemudian ke level selanjutnya hingga solusi ditemukan
 
Keuntungan :
•Tidak akan menemui jalan buntu
•Menjamin ditemukannya solusi (jika solusinya memang ada) dan solusi yang ditemukan pasti yang paling baik
•Jika ada satu solusi maka bread-first search akan menemukannya
Kelemahan:
•Membutuhkan memori yang cukup banyak
•Membutuhkan waktu yang cukup lama
 
 
 
 CONTOH KASUS  :

PENERAPAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH UNTUK
RANCANG BANGUN EDUGAME ICON PERANGKAT
TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS ANDROID

(Contoh Problem)

 
Dalam penerapannya, edugame
membutuhkan suatu algoritma untuk pencarian solusi. Algoritma yang digunakan adalah
Breadth First Search. Breadth First Search merupakan pencarian yang dilakukan secara melebar
dari kiri ke kanan, dan akan selalu menemukan lintasan terpendek yang pertama. Metodologi
yang digunakan dalam penelitian adalah metodologi Microsoft Solution Framework.Dengan
algoritma Breadth First Search tersebut, dapat memberikan solusi bagi pengguna dalam proses
pencarian icon.

 

Thursday, 28 September 2017

Kecerdasan Buatan (Sistem Navigasi)


SISTEM NAVIGASI

     Navigasi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata navis yang artinya perahu atau kapal dan agake yang artinya mengarahkan, secara harafiah artinya mengarahkan sebuah kapal dalam pelayaran. Dari waktu ke waktu seiring dengan perkembangan jaman kata navigasi.
   Navigasi adalah cara menentukan posisi dan arah perjalanan baik di medan sebenarnya maupun pada peta. Sejak dulu manusia sudah mengenal alat navigasi untuk bepergian. Dimulai dengan hal sederhana seperti memanfaatkan benda alam seperti gunung, pohon dan sungai.

      Navigasi sudah dikenal manusia sejak jaman dulu. Dulu sekali manusia menggunakan benda-benda alam seperti gunung, pohon dan sungai sebagai petunjuk perjalanan. Namun cara ini dianggap tidak efektif jika digunakan untuk perjalanan jauh. Kemudian digunakan metode ilmiah dari India dan Mesir.
      Metode yang digunakan ialah dengan dead reckoning dan navigasi bintang yang dicampurkan dengan parameter lain seperti posisi matahari, arus angin, dan  kedalaman. Pada saat yang hampir bersamaan, bangsa Cina kuno menemukan sebuah alat dengan komponen batu panah penunjuk yang  merupakan pointer magnetik yang menunjukkan arah utara, alat ini dikemudian hari dikenal dengan nama kompas. 

     Sekarang kompas yang digunakan yaitu kompas kompas digital.kompas digital adalah kompas yang sudah didigitalisasi untuk melengkapi kebutuhan robotika dan komputerisasi.
     Pada tahun 1978 satelit GPS pertama dimulai, Departemen Pertahanan AS memulai proyek “NAVSTAR” untuk keperluan militer yang merupakan cikal bakal dari GPS (Global Positioning System). GPS ini akhirnya digunakan juga untuk sipil pada sejak tahun 1983.

       Navigasi mempunyai peran penting bagi  manusia khusunya dalam hal berpergian. Karena itu navigasi banyak digunakan pada bidang pelayaran ,serta penerbangan . Meski begitu bukan berarti perjalanan darat tidak memanfaatkan teknologi navigasi. Pada perjalanan darat yang populer digunakan adalah GPS. GPS merupakan singkatan dari Global Positioning System, sistem navigasi berbasis satelit yang mempunyai 24 jaringan satelit di orbit. GPS dapat bekerja 24 jam penuh tanpa terganggu cuaca atau apapun. Setiap daerah dibumi akan dijangkau oleh 3 atau 4 satelit. Satelit GPS berputar mengelilingi bumi dalam 12 jam sehari dan mengirimkan informasi yang akurat.
       GPS reciever mengambil informasi itu dengan menggunakan perhitungan triangulation yaitu hitungan lokasi user dengan tepat lalu membandingkan waktu sinyal dikirim dengan waktu sinyal tersebut diterima kemudian menampilkannya didalam aplikasi seperti Maps/Waze. Sebuah GPS reciever harus mengunci sinyal minimal tiga satelit untuk memenghitung posisi 2D (latitude dan longitude) dari pergerakan user (tracking). Jika GPS reciever dapat menerima empat atau lebih satelit, maka hal itu dapat menghitung posisi 3D (latitude, longitude dan altitude). Jika sudah dapat menentukan posisi user, selanjutnya GPS dapat menghitung informasi lain, seperti kemacetan di sekitar mana karena apa, gps akan mencari informasi tersebut.


SUMBER : yunilarhmi.blog.st3telkom.ac.id/.../Tugas-Besar-Makalah-PTT2.pdf