Wednesday, 25 May 2016

Tonggak Berdirinya NKRI (ILMU BUDAYA DASAR)

Tonggak Pertama
Tonggak sejarah pertama yang diangkat oleh bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan suatu Negara-bangsa modern yang adil dan makmur adalah tahun 1908, tepatnya tanggal 20 Mei 1908, yakni kelahiran suatu organisasi kemasyarakatan yang diberi nama Boedi Oetomo. Tahun itu disebut oleh bangsa Indonesia sebagai tahun kebangkitan nasional bangsa Indonesia. Berdirinya organisasi Boedi Oetomo mendorong atau memicu lahirnya berbagai organisasi pemuda seperti Tri Koro Dharmo yang kemudian berkembang menjadi Jong Java, yang diikuti oleh lahirnya organisasi pemuda-pemuda dari luar Jawa seperti Jong Soematranen Bond, Jong Minahasa, Jong Ambon, Jong Celebes dan sebagainya. Organisasi-organisasi pemuda tersebut tidak berorientasi politik praktis secara nyata, meskipun tujuannya tiada lain adalah berdirinya suatu Negara Indonesia Merdeka. Di samping organisasi pemuda yang besifat nasional, terdapat juga organisasi pemuda yang berorientasi keagamaan, yakni Jong Islamieten Bond yang lebih berorientasi pada politik praktis. Organisasi-organisasi pemuda tersebut yang pada tahun 1928 bersatu padu mendeklarasikan ”Sumpah Pemuda.”

Tonggak Kedua
Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Yang dimaksud dengan "Sumpah Pemuda" adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada "tanah air Indonesia", "bangsa Indonesia", dan "bahasa Indonesia". Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap "perkumpulan kebangsaan Indonesia" dan agar "disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan".

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,
TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA
INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA
INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928

Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya" gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
Kong Liong.
Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
yaitu :
1.      Kwee Thiam Hong
2.      Oey Kay Siang
3.      John Lauw Tjoan Hok
4.      Tjio Djien kwie
Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Rumusan Sumpah Pemuda di tulis Moehamad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang lebar oleh MOH. Yamin.

Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang penting bagi berdirinya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) Karena sumpah pemuda merupakan awal mula terbentuknya organisasi-organisasi bersifat nasionalisme, yang pada awalnya lebih cenderung bersifat kedaerahan. Dan sumpah pemuda juga merupakan pembuktian bahwa kita semua adalah satu, satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa. Oleh karena itu bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pemersatu bangsa yang tetap digunakan hingga saat ini. Kesimpulannya, kenapa sumpah pemuda begitu penting hal ini dikarenakan sumpah pemuda merupakan tolak ukur terbentuknya rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tonggak Ketiga
Pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945, di depan Sidang BPUPKI.” Bung Karno pada waktu itu mengusulkan dasar negara bagi negara yang akan didirikan, yang beliau sebut Pancasila. Dan setelah melalui perdebatan dan musyawarah yang cukup intens, akhirnya dengan beberapa perubahan, rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara dan dicantumkan dalam Pembukaan UUD, meski tidak dengan menyebut kata Pacasila. Bangsa Indonesia dalam menyelenggarakan pemerintahan telah mengalami beberapa kali perubaan UUD, namun demikian rumusan Pancasila selalu terdapat dalam Pembukaan atau Mukaddimah UUD yang bersangkutan.
Sementara itu pada masa pemerintahan Presden Sokarno dan pemerintahan Presiden Soeharto diupayakan untuk mengimplementasikan Pancasila secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, bebangsa dan bernegara. Pancasila disamping sebagai dasar negara, didudukkan pula sebagai ideologi nasional dan pandangan hidup rakyat Indonesia. Dengan demikian kedudukan Pancasila sangat sentral bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia.

Tonggak Keempat
Tonggak sejarah keempat adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesiapada tanggal 17 Agustus 1945, suatu peristiwa yang maha penting bagi kehidupan suatu negara-bangsa. Sejak sa’at itu bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, suatu kemerdekaan yang dicapai dengan perjuangan putra-putri bangsa, bukan suatu pemberian dari bangsa atau negara lain. Bung Karno menyebutnya kemerdekaan ini sebagai jembatan emas, di seberang jembatan ini bangsa Indonesia membangun bangsanya menjadi bangsa yang serba kecukupun, orang Inggris menyebutnya sebagai afluent society. Ternyata proklamasi saja tidaklah cukup, karena berdirinya suatu negara harus mendapat pengakuan dari dunia internasional.

Tonggak Kelima
Proklamasi kemerdekaan Indonesia ini tidak dapat diterima oleh Belanda yang ingin menguasai kembali negara jajahannya setelah usainya perang Asia Timur Raya. Dengan mengerahkan kekuatan militernya pemerintah Belanda berusaha menguasai kembali wilayah demi wilayah Negara Republik Indonesia. Pada tanggal 19 Desember 1948 Yogyakarta, yang menjadi pusat pemerintahan Negara Republik Indonesia diserbu, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta ditahan oleh Belanda. Tentara Nasional Indonesia menyisih ke luar kota untuk menyusun kekuatan kembali dalam rangka merebut kembali wilayah yang dikuasai Belanda.
Pada tanggal 1 Maret 1949 terjadilah Serangan Umum di kota Yogyakarta, yang berdampak terbukanya mata dunia, bahwa Indonesia masih ada, dan memiliki tentara yang terkoordinir, sehingga dapat menguasai kota Yogyakarta, meski hanya untuk beberapa jam saja. Peristiwa ini mendukung berlangsungnya diplomasi antara pemerintah Belanda dan wakil pemerintah Indonesia untuk mengakui berdirinya Negara Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Desember 1949 berlangsung pengakuan kedaulatan Negara Republik Indonesia dalam bentuk Negara Indonesia Serikat. Obessi para pejuang untuk mendirikan negara kesatuan tidak kunjung padam, ternyata Negara Indonesia Serikat tidak berumur lebih dari satu tahun. Pada tanggal 15 Agustus 1950 Presiden Soekarno membacakan Piagam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KESIMPULAN


Sebagai warga dan masyarakat indonesia yang baik kita harus selalu mengenang jasa para pahlawan dan memiliki rasa patriotisme (tetapi tidak lebay) terhadap indonesia. Dan mempelajari sejarah bukanlah hal yang salah karena kita harus mengetahui sejarah negara kita sendiri.

Tuesday, 19 April 2016

TENTANG CINTA (Ilmu Budaya Dasar)



Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Membicarakan soal cinta mungkin saya akan membicarakan soal LDR (Long Distance Relationship)/ Pacaran Jarak jauh
Mengapa?Kenapa? harus bahas ini,...????

baik akan dijelaskan
saya salah satu orang yang tidak percaya sebuah cinta , tetapi satu kekuatan dan satu kepercayaan terhadap pasangan adalah hal nomor 1 dalam hubungan karena LDR itu SULIT, tidak seperti yang dibayangkan, bakal kangen , bakal setia , bakal kuat terhadap godaaan yang itu mah KENTUT..!!!!

Berdasarkan literatur yang saya dapatkan hampir 78% pasangan LDR mengalami putus atau tidak setia terhadap pasangannya. Itu merupakan hal yang lumrah dalam sebuah hubungan karena tak saya memiliki kesimpulan bahwa "YANG CINTA AKAN KALAH DENGAN YANG SELALU ADA" dan itu betul..!!!! kita setia mungkin akan menjaga kesetiaan kita tapi itu gak mudah karena yang selalu ada pasti akan selalu care, tau kita  dan bahkan lebih tau dari yang kita sayang.

Dan gua salut terhadap orang yang sekarang mungkin menjadi istri atau pasangan hidup dan itu terjalin dari hubungan LDR.... ITU KEREN BROO gak gampang yang namanya "PERCAYA", "SETIA" , bahkan  "SABAR" itu gak GAMPANG buat yang LDR inget  "PERCAYA" nomor 1 dalam hubungan......

Pemberantasan Teroris yang Pasif (Ilmu Budaya Dasar)

Istilah teroris oleh para ahli kontraterorisme dikatakan merujuk kepada para pelaku yang tidak tergabung dalam angkatan bersenjata yang dikenal atau tidak menuruti peraturan angkatan bersenjata tersebut. Aksi terorisme juga mengandung makna bahwa serang-serangan teroris yang dilakukan tidak berperikemanusiaan dan tidak memiliki justifikasi, dan oleh karena itu para pelakunya ("teroris") layak mendapatkan pembalasan yang kejam.

Akibat makna-makna negatif yang dikandung oleh perkataan "teroris" dan "terorisme", para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain-lain. Tetapi dalam pembenaran dimata terrorism : "Makna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang". Padahal Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan agama.


Pergerakan teroris sangat tidak bisa di mengerti, mereka dapat mencari korban dengan mudahnya untuk di jadikan korban bahkan dijadikan tumbal agar jejak mereka tidak terdeteksi oleh para pihak berwajib dalam penanganan teroris.

Dan yang berbahaya itu bukanlah teroris yang melakukan tindakan kekejaman seperti bom dengan mendadak atau baku tembak ditempat umum karena setelah itu mereka mati seketika di tempat, entah ditangan yang berwajib atau ditangan sendiri alias bunuh diri.

yang harus ditangani sekarang adalah teroris yang PASIF, karena mereka menyerang dan tidak meninggalkan jejak oleh karena itu menurut saya untuk memberantas teroris yang pasif adalah :
1.Penjagaan dan pengkontrolan terhadap lingkungan baru
2.Pendidikan terhadap semua umur tentang moral & Agama secara detail dan tidak disalah gunakan
3.Pemerintah membrantas kalangan" miskin atau anak jalanan karena menurut sumber yang saya dapatkan mereka mengincar anak yatim piatu di jalan untuk dilatih agar menjadi teroris
4.Pemerintah tidak mengabaikan orang" miskin atau anak jalanan secara tersistem


Sekalii lagi pemerintah & masyarakat harus peka terhadap masalah seperti ini karena hanya dari hal hal kecil mereka merekuit dan menyerang ingat kejahatan ada karena ada kesempatan.

Opini tentang Reklamasi Pantai Di Jakarta (ilmu budaya dasar)







reklamasi pantai merupakan kawasan hasil perluasan daerah pesisir pantai melalui rekayasa teknis untuk pengembangan kawasan baru. Kawasan reklamasi pantai termasuk dalam kategori kawasan yang terletak di tepi pantai, dimana pertumbuhan dan perkembangannya baik secara sosial, ekonomi, dan fisik sangat dipengaruhi oleh badan air laut.

menurut dari pandangan saya

jika dilakuka  untuk perkembangan wisata mungkin dapat meningkatkan jumlah pemasukan wisatawan  , selain itu memiliki daya tarik yang baru dari jakarta hanya saja jika tujuan di lakukan reklamasi pantai di jakarta dengan tujuan tersebut sangatlah tidak WORTH IT dengan efek yang ditimbulkan. Karena dari beberapa narasumber mengatakan banyak sisi negatif yang diterima di kalangan sekitaran reklamasi tersebut seperti terjadinya banjir, terjadinya penggussuran tempat tinggal mereka dan yang pasti NILAI HISTORY dari tempat tersebut menjadi hillang....!!!!!
Ingat negara di korea, jepang, inggris dan negara maju disana mereka tidak mengubah daerah yang memang memiliki nilai history yang baik karena menurut mereka pendapatan negara tidak sebanding dengan budaya yang mereka miliki semenjak dulu kala..  harusnya indonesia harus peduli atas budayanya....

JADI DENGAN SANGAT PENUH SEMANGAT SAYA TIDAK SETUJU ATAS REKLAMASI PANTAI DI JAKARTA..!!!!

Sunday, 3 April 2016

Pahlawan favorit Indonesia ( ILMU BUDAYA DASAR)






Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (EYD: Suwardi Suryaningrat, sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara, EYD: Ki Hajar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro; lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun; selanjutnya disingkat sebagai "Soewardi" atau "KHD") adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah tahun emisi 1998.

Ia dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Soekarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959)

Soewardi kembali ke Indonesia pada bulan September 1919. Segera kemudian ia bergabung dalam sekolah binaan saudaranya. Pengalaman mengajar ini kemudian digunakannya untuk mengembangkan konsep mengajar bagi sekolah yang ia dirikan pada tanggal 3 Juli 1922: Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa. Saat ia genap berusia 40 tahun menurut hitungan penanggalan Jawa, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara. Ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun jiwa.

Semboyan dalam sistem pendidikan yang dipakainya kini sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia. Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. ("di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan"). Semboyan ini masih tetap dipakai dalam dunia pendidikan rakyat Indonesia, terlebih di sekolah-sekolah Perguruan Tamansiswa.
Bicara soal pahlawan, saya beranggapan bahwa pahlawan yang saya kagumi adalah KI HAJAR DEWANTARA, Mengapa?


Karena  dia adalah pahlawan yang memikirkan orang-orang kecil dan ilmu yang dia miliki diajarkan kepada orang – orang yang membutuhkan. Memenangkan perang dengan cara pendidikan itu adalah hal yang saya kagumi…

Tempat yang paling berkesan (ILMU BUDAYA DASAR)


Puncak adalah sebuah daerah wisata pegunungan yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Puncak terletak 70 km sebelah selatan Jakarta. Wilayah Puncak terletak di kaki dan lereng pegunungan Gede-Pangrango dan sebagian besar merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gede Pangrango. Daerah ini terkenal sebagai daerah wisata pegunungan baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Wilayah Puncak dikenal sebagai tempat peristirahatan penduduk Jakarta karena kesejukan dan keindahan alamnya, serta merupakan daerah perkebunan teh yang dibangun pemerintah kolonial Belanda yang saat ini merupakan perkebunan teh milik PT Perkebunan Nusantara VIII Gunung Mas.
                Sebelumnya gua terlahir di keluarga dimana jarang pergi berlibur dan jarang tamasya, karena keluarga gua beranggapan bahwa MACET membuat kita tua di jalan. Oleh karena itu gua gak banyak hal yang bisa di ceritain tentang tempat  yg bagus yang pernah di kunjungi. Tetapi pada gua kelas 2 SMA gua dan beberapa kawan gua dapet izin untuk mengikuti  latihan dasar kepemimpinan  di VILLA LOTUS PUNCAK gambarnya dibawah guys :




 (VILLA LOTUS)

Mungkin lu semua beranggapan kenapa? Kok kepuncak aja berkesan kok ke villa aja seru?
Nah itu diaaa….!!! Yang bikin seru disana adalah ketika gua ketemu sama beberapa anak SMA lain yang  kita gak kenal trus kenalan itu keren banget dan yang asik kita gila bareng foto -foto gak jelas , bagi – bagi kontak , modus sana sini  jungkir balik dan  ngelakuin hal acak lainya….






 (Gila bersama)



Parahh…. Itu bikin berkesan banget, kalo dipikir kapan lagi gua bisa ngeliat mereka kapan lagi gua bisa gila gilaan sama mereka parahh itu keren banget. Disana gua juga belajar apa itu kepemimpinan dan belajar bagaimana caranya kita disiplin pokoknya selain asik berguna banget perjalanan waktu kepuncak dan yang pasti pulang gua di bayar whooo..!!!!!!!!!



Dan yang keren udara dan pemandangan disana parahh gak ada yang bisa ngalahin keren banget dah..!!!

Mungkin itu doang yang bisa gua ceritain soalnya emang gua jarang jalan kemana- mana  liburan di rumah , libur panjang rumah nenek dan rumah nenek gua mah deket paling kaya dari rumah gua ke kampus gunadarma (sekitar 14 KM). So sorry banget yak Cuma bisa nyeritain segini doing intinya membuat pengalaman yang menyenangkan itu mudah tinggal menikmati, mensyukuri dan menerima segala hal disekitar lu semua….


Sunday, 27 March 2016

Wayang Favorit (ILMU BUDAYA DASAR)



Wayang adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan ini juga populer di beberapa daerah seperti Sumatera dan Semenanjung Malaya juga memiliki beberapa budaya wayang yang terpengaruh oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.

UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Sebenarnya, pertunjukan boneka tak hanya ada di Indonesia karena banyak pula negara lain yang memiliki pertunjukan boneka. Namun pertunjukan bayangan boneka (Wayang) di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri, yang merupakan mahakarya asli dari Indonesia. Untuk itulah UNESCO memasukannya ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia pada tahun 2003.

          Bicara Soal wayang memang tidak ada habisnya dari zaman orang tua kita kecil sampai kita menjadi remaja  bahkan sampai kita dewasa pun mungkin masih eksis kebudayaan yang sangat istimewa ini.
          Jujur saja walaupun wayang sangat banyak tokohnya, tetapi saya hanya menyukai satu wayang yaitu Bagong, Ki Lurah Bagong adalah nama salah satu tokoh panakawan dalam kisah pewayangan yang berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tokoh ini dikisahkan sebagai anak bungsu Semar. Dalam pewayangan Sunda juga terdapat tokoh panakawan yang identik dengan Bagong, yaitu Cepot

PENOKOHAN
Sebagai seorang yang sifatnya menghibur penonton wayang, tokoh Bagong pun dilukiskan dengan ciri-ciri fisik yang mengundang kelucuan. Tubuhnya bulat, matanya lebar, bibirnya tebal dan terkesan memble. Dalam figur wayang kulit, Bagong membawa senjata kudi.
Gaya bicara Bagong terkesan semaunya sendiri. Dibandingkan dengan ketiga panakawan lainnya, yaitu Semar, Gareng, dan Petruk, maka Bagong adalah sosok yang paling lugu dan kurang mengerti tata krama. Meskipun demikian majikannya tetap bisa memaklumi.
Seperti yang kita ketahui bagong atau yang biasa kita sebut Cepot adalah sesosok wayang dimana memiliki sifat menghibur dan konyol itu yang membuat  saya menyukai tokoh tersebut

Mungkin Wayang memang sudah tak terlalu menarik di kalangan anak zaman sekarang, tetapi alangkah baiknya jika kita mengetahui budaya Indonesia yang keren ini. Untungnya sekarang banyak beberapa acara telvisi yang menggukanan wayang dalam acaranya. Pesan  yang dapat saya sampaikan tidak kurang dan tidak lebih yaitu Tetap Mencintai Budaya dalam negeri kita.